Wednesday, December 5, 2012

FLORA 7


PERSEBARAN FLORA DI INDONESIA


Bila kita berbicara tentang flora atau tanaman di Indonesia, tentu tidak akan ada putusnya. Ini dikarenakan Indonesia mempunyai jenis Flora yang begitu banyak, terdapat berbagai spesies tanaman, baik yang sudah dikenali maupun yang belum teridentifikasi. Dengan perkembangan IPTEK baru – baru ini, berbagai flora telah dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, baik untuk kebutuhan pangan, obat – obatan maupun bahan baku kegiatan produksi.

Melalui peran manusia, beberapa flora sudah dapat tersebar di setiap penjuru dunia. Sehingga dalam pemanfaatan flora tersebut menjadi lebih efektif dan efisien. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa setiap Flora mempunyai habitat atau tempat hidup asli, dengan artian bahwa terkadang kita dapat menemukan suatu jenis Flora di berbagai daerah. Namun suatu ketika kita juga dapat menemukan suatu Flora tertentu yang hanya dapat ditemukan di suatu daerah tertentu.

Nah, kita kembali ke Indonesia. Negara kita ini sekarang mempunyai 33 Provinsi, setiap provinsi ini mempunyai Flora khas. Tapi kita tentu ingat, manusia dapat membantu persebaran Flora ini, sehingga terkadang kita mampu menemukan Flora khas daerah tertentu di daerah lain.

Silakan lihat tabel di bawah ini.

No
Propinsi
Jenis tanaman
1
Nanggroe Aceh Darussalam
Cempaka Kuning (Michelia champaca)
2
Sumatera Utara
Aghatis (Agathis borneensis)
3
Sumatera Barat
Kayu Manis (Cinnamomum burmani)
4
Riau
Sapu Tangan (Manilca schefferi)
5
Riau Kepulauan
-
6
Jambi
Pinang Merah (Areca catechu)
7
Bangka Belitung
Puspa (Schima wallichii)
8
Bengkulu
Waru (Hibiscus tiliaceus)
9
Sumatera Selatan
Duku (Lansium domesticum)
10
Lampung
Pulai (Alstonia scholaris)
11
Banten
Melinjo (Gnetum gnemon)
12
DKI Jakarta
Menteng (Baccaurea racemosa)
13
Jawa Barat
Sempur (Dillenia aurea)
14
Jawa Tengah
Kepel (Stelechocarpus burahol)
15
Jawa Timur
Nyamplung (Calophylum inophyllum)
16
D.I. Yogyakarta
Mundu (Garcia dulcis)
17
Bali
  • Keben (Baringtonia asiatica)
  • Palawija (Kepsia singa porensis)
  • Majegau (Disoxyllum densiplorium)
18
Nusa Tenggara Barat
Gaharu (Aquilaria malaccensis)
19
Nusa Tenggara Timur
Ketapang (Terminalia catappa)
20
Kalimantan Timur
Meranti (Shorea sp)
21
Kalimantan Selatan
Saga (Adenanthera pavonina)
22
Kalimantan Tengah
  • Rambutan Hutan (Nephelium sp)
  • Tengering (Nephelium sp)
  • Tengkawang (Shorea pinanga)
  • Ulin (Eusideroxylob zwageri)
23
Kalimantan Barat
Sawo Kecik (Manilkara kauki)
24
Sulawesi Utara
Cengkeh (Eugenia aromatica)
25
Sulawesi Tengah
Eboni (Diospyros celebica)
26
Sulawesi Selatan
Mahoni (Swietania macrophylla)
27
Sulawesi Barat
-
28
Sulawesi Tenggara
Jati (Tectona grandis)
29
Gorontalo
  • Kenari (Canarium commune)
  • Nyatoh (Palaqium spp)
30
Maluku
  • Pala (Myristica fragrans)
  • Cengkeh (Eugenia aromatica)
  • Gandaria (Bouea macrophylla)
31
Maluku Utara
Kayu Putih (Melaleuca leucadendra)
32
Papua
Matoa (Pometia pinnata)
33
Papua Barat
 -

Sekarang kita sudah mengetahui jenis Flora khas setiap Provinsi di Indonesia. Sebaiknya kita tidak hanya mengenal saja, kita harus melestarikan flora – flora tersebut. Sudah tentu kita harus menjaga kelestarian lingkungan agar tidak terjadi suatu kepunahan atau kerusakan suatu habitat. Nah itu sudah menjadi tugas kita bersama, kita harus memberikan bimbingan kepada anak didik kita untuk ikut berperan aktif menjaga, melestarikan dan memanfaatkan lingkungan hidupnya dengan penuh tanggung jawab.



FLORA 6

Tumbuhan Langka di Indonesia

Indonesia sebenarnya sangat kaya akan tumbuhan langka karena posisi Indonesia yang tepat di garis khatulistiwa sehingga menyebabkan Indonesia mempunyai iklim yang tropis yang sangat ideal untuk tempat tumbuhnya bermacam macam tanaman. Namun sayangnya, tumbuhan langka yang harusnya dilindungi ini tidak dirawat dengan baik sehingga mengakibatkan populasinya semakin menurun dari hari ke hari.


Berikut ini adalah daftar 5  tanaman langka yang tumbuh di Indonesia :
1. Bantal sulam (palaquium walsurifolium)
 

Diameter pohon sekitar 45cm dan dapat tumbuh hingga tingginya mencapai 45m. Biasanya tumbuh di rawa gambut atau kawasan dengan ketinggian sekitar 1000m diatas permukaan laut. Penyebarannya di semenanjung Malaysia, Sumatera, dan Kalimantan Timur. Di Kalimantan dikenal dengan nama Beitis, Margetahan, Nyato, Nyatoh, Nyatoh Jangkar.
 
2. bayur (pterosperium Javanicum Jungh)
 

Ketinggian pohon bisa mencapai 59m dan diameter batang bisa sampai 54cm, Bisa tumbuh di ketinggian 600m di daerah pegunungan namun juga kadang bisa ditemukan di daerah batu gamping. Pohon ini biasa digunakan dalam konstruksi rumah maupun untuk furniture. Distribusi penyebarannya di India, Serawak, Sabah, Tengah, dan Kalimantan Timur. Di Kalimantan Timur terkenal dengan nama Bayur.
 
3. bulian (eusderoxylon zwageri)
 

Tinggi pohon sekitar 36m dengan diameter batang 95cm. Bisa tumbuh di lahan dengan ketinggian 600m yang biasanya terdapat di lereng bukit dengan jenis tanah yang berpasir. Jenis kayu ini sangat kuat, tahan lama, dan bisa digunakan untuk konstruksi berat. Pendistribusian di Malaysia, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Filipina, dan Maluku. Terkenal dengan nama Belian, Belian Timun, Betian, Talion Bening, Tebelian Geriting, Telianoii, Teluyan, Ulin, Ulin Bening, Ulion.
 
4. Jelutung (dyera sp)
 

ketinggian pohon bisa mencapai 75m dengan diameter batang 159cm. Biasa tumbuh di hutan dengan tanah berpasir dan perbukitan dengan ketinggian 400m. Getahnya bisa digunakan untuk membuat permen karet dan kayunya bisa digunakan untuk membuat perabotan. Distribusi di Thailand, semenanjung Malaysia, Sumatera, dan Kalimantan. Di Indonesia terkenal dengan nama Jelutong atau Pantung


5. Akar Karak (ficus uniglandulosa wall)
 

Tinggi pohon hanya sekitar 14m dengan diameter batang sekitar 15cm. Batangnya berwarna putih dan bergetah. Biasa tumbuh di ketinngian 1700m. seringnya di sepanjang aliran sungai dan lereng bukit. Terkadang juga bisa ditemukan di batu kapur, tanah berpasir, dan tanah liat. Distribusi tumbuhnya di burma, thailand, semenanjung Malaysia, Sumatera, Kalimantan, dan Filipina. Terkenal dengan nama Akar Karak, Kara, atau Wa Punot.


Sumber : http://carapedia.com/Tumbuhan_Langka_Indonesia_info202.html
 

Thursday, November 29, 2012

FLORA 5


Jenis-Jenis Spesies Anggrek yang Dilindungi di Indonesia


Jenis-Jenis Spesies Anggrek yang Dilindungi di Indonesia. Terdapat 29 spesies anggrek langka yang dilindungi di Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 tentang "Pengawetan Tumbuhan dan Satwa".


Indonesia merupakan negara dengan tingkatan kekayaan plasma nutfah anggrek terbesar kedua setelah Brazil. Dari sekitar 26.000 spesies anggrek di dunia, sekitar 5000 hingga 6000 jenis anggrek diantaranya terdapat di Indonesia. Dan tidak sedikit diantaranya yang merupakan jenis anggrek endemik Indonesia.



Bahkan hingga kini, jumlah spesies anggrek di Indonesia semakin bertambah dengan terus ditemukannya spesies-spesies baru. Awal 2010 silam, LIPI menemukan beberapa jenis spesies anggrek baru di Kalimantan. Spesies itu antara lain Dendrobium Kelamense D. Metusala, P.O. Byrne & J.J Wood. Sebagaimana telah dipublikasikan jurnal internasional "Malesia Orchid Journal" edisi Maret 2010.
Namun kekayaan plasma nutfah anggrek di Indonesia semakin teracam. Banyak spesies anggrek yang semakin langka bahkan disinyalir punah di Indonesia. Semakin langkanya, bahkan musnah beberapa jenis anggrek yang diakibatkan maraknya pembalakan liar, kebakaran hutan, & aksi perburuan oleh para penggemar anggrek yang tidak memperhatikan aspek pelestarian di alam aslinya.

Daftar Anggrek Langka yang Dilindungi. Berikut adalah daftar ke 29 spesies anggrek langka yang ada di Indonesia.

  • Anggrek Kebutan (Ascocentrum miniatum) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Hitam (Coelogyne pandurata) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Koribas (Corybas fornicatus) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Hartinah (Cymbidium hartinahianum) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Karawai (Dendrobium catinecloesum) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Albert (Dendrobium d'albertisii) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Struberi (Dendrobium Lasianthera) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Jamrud (Dendrobium macrophyllum) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Karawai (Dendrobium Ostrinoglossum) (gambar penjelas ada di atas kalimat ini)
  • Anggrek Larat (Dendrobium phalaenopsis) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Raksasa Irian (Grammatophyllum papuanum) (gambar di atas kalimat ini)
  • Anggrek Tebu (Grammatophyllum speciosum) (gambar di atas kalimat ini)
  • Anggrek Ki Aksara (Macodes petola) (gambar di atas kalimat ini)
  • Anggrek Kasut Kumis (Paphiopedilum chamberlainianum) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Kasut Berbulu (Paphilopedilum glaucophyllum) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Kasut Pita (Paphilopedilum praestans) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Bulan Bintang (Paraphalaenopsis denevei) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Bulan Kalimantan Tengah (Paraphalaenopsis laycockii) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Bulan Kalimantan Barat (Paraphalaenopsis serpentilingua) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Bulan Ambon (Phalaenopsis amboinensis) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Bulan Raksasa (Phalaenopsis Gigantea) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Bulan Sumatra (Phalaenopsis Sumatrana) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Kelip (Phalaenopsis violacose) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Jingga (Renanthera matutina) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Anggrek Sendok (Spathoglottis zurea) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Vanda Mungil Minahasa (Vanda celebica) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Vanda Pensil (Vanda Hookeriana) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Vanda Mini (Vanda pumila) (gambar penjelas di atas kalimat ini)
  • Vanda Sumatera (Vanda Sumatrana) (gambar penjelas di atas kalimat ini)


Sumber : http://kejarlingkunganhidupspensya.blogspot.com/2012/09/jenis-jenis-spesies-anggrek-yang.html